Kisah Sukses Tinnitus Wery

Hallo siapa namamu? Boleh tau juga berapa usiamu?

Wery Majono

Bisa ceritakan sedikit kondisimu? Berapa lama kamu kena tinnitus? Gejala apa yang kamu rasakan? Apakah suaranya muncul terus menerus atau seperti apa?

Saya menderita tinitus sejak februari 2020, sebelumnya mengalami penurunan pendengaran sejak januari 2020. Suara yg sy dengar, ada suara desis seperti presto, kadang ada suara dengung, kadang ada suara gemuruh. Tp yg konsisten adalah suara desis/ mendenging sepanjang hari, setiap hari

Bagaimana kejadian awal kamu merasakan tinnitus? Apakah ada hal khusus yang mengakibatkannya? Apakah kamu bisa menceritakan (atau menebak) penyebabnya?

Awalnya saya mengalami penurunan pendengaran, di level sedang (hasil tes di A kasoem). 1 bln kemudian, sy mulai dengar suara denging yg terus-menerus. Dan saat ini pendenaran sy masuk level sedang -berat. Sy tdk tahu apa penyebabnya. Sdh ke bbrp tht, hasilnya tdk ada mslh di telinga, hidung maupun tenggorokan saya. Ke internist, tes darah hasilnya bagus.

Bagaimana tinnitus ini mempengaruhi kehidupanmu pada awal terkena? Apa dampak yang kamu rasakan saat itu?

Tiap hr sy semakin stress, hidup serasa gelap, putus asa. Apalagi krn PSBB, jd tdk berani berobat. Bingung jg mau berobat ke mana.

Apakah kamu telah memeriksakan kondisimu? Kepada siapa saja kamu memeriksakan kondisimu? Langkah perawatan atau hal apa saja yang mereka tawarkan?

Sy ke bbrp tht, diksh obat…. Tdk ada perbaikan sama sekali. Ke internist, tes darah tdk ada masalah. Ke akupunktur di daerah sunter…. Pertama ada perbaikan, tp bbrp jam kemudian balik lg ke keadaan semula. Katanya krn radiasi hp dan wifi. Ke org pintar, katanya krn kecapekan, lalu diurut, sempat berkurang budeg nya. Tp bbrp minggu kemudian balik lg parah. Akhirnya nekat masa PSBB ini, kamis 28 mei 2020, saya bikin appointment berobat ke akupunktur di ciputra medical center, daerah kuningan, jakarta selatan. Disana akhirnya diketahui penyebab sebenarnya tinitus saya. Suara dengung karena ada masalah di pinggang. Suara desis dan penurunan pendengaran, krn ada masalah di leher. Karena posisi yg monoton setiap hr, yg menyebabkan aliran darah tdk lancar, shg syaraf2 di leher menuju telinga jadi terganggu.

Apakah kamu mencoba perawatan alternatif, perubahan pola makan (diet) atau perubahan gaya hidup? atau mencoba metode perawatan lain yang tidak ditawarkan oleh dokter? Apakah kamu merasa langkah ini cukup berhasil?

Dokter berusaha mencari tahu rasa sakit tempat lain yg sy rasakan, rupanya sakit leher dan pinggang yg selama ini sy rasakan…. Itulah penyebab utamanya. Ada 37 jarum yg ditusuk di bbrp area punggung, tangan, kaki, perut, telinga, kepala….. Selama 25 menit. Setelah selesai, tinitus sy berkurang, walau kdg msh naik turun, tp cenderung menurun. Pendengaran lbh agak jelas.

Pernahkah kamu melakukan sesi konseling atau terapi? Pernahkan kamu melakukan terapi suara tinnitus (TRT) atau terapi psikologis (CBT) secara khusus? Apakah terapi ini cukup efektif?

Tdk pernah

Bagaimana akhirnya kamu mulai bisa menghadapi tinnitus? Apakah kamu merasa bahwa sekarang kamu bisa menghadapi tinnitus dengan lebih baik dari pada saat awal kamu terkena? Apa dampak tinnitus kehidupanmu sekarang?

Hr ini tgl 1 juni, sy merasa kembali hidup. Tinitus sy walau msh naik turun, tp cenderung menurun. Sy msh hrs balik utk sesi akupunktur berikutnya. Saya berharap ini akan hilang.

Akhir-akhir ini apa yang kamu lakukan untuk mengelola atau tinnitusmu? Apa yang kamu lakukan kalau merasakan tinnitus yang memburuk?

Jika tinitus sedang memburuk, saya akan berusaha menenangkan diri di kmr, mendengar musik yg sy suka dgn volume rendah. Juga melakukan yoga, utk meringankan sakit leher dan pinggang yg menjadi penyebab utama tinitus saya.

Apakah kamu percaya saat ini ada cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan tinnitus? Apakah ada hal lain yang ingin kamu sampaikan atau ceritakan?

Dari semua pengobatan yg pernah sy lakukan, akupunktur yg terakhir inilah yg menunjukkan progress plg besar. Saya berobat di ciputra medical center, kuningan, jakarta selatan. Oleh dr. Surya Witantra giri. Disini, dokter bisa bantu kita yg bermasalah dgn tinitus, asalkan tinitus bukan disebabkan oleh gendang telinga robek atau infeksi telinga. Saya disini berbagi pengalaman pribadi saya, karena saya tau betapa sengsara nya menderita tinitus. Saya berharap kalian penderita tinitus seperti saya, bisa mendapatkan pengobatan yg baik dan bisa bebas dari tinitus. Dan semoga sharing ini bisa bermanfaat utk teman2 semua. Terima kasih.

Disclaimer :

Setiap cerita di blog ini merupakan pengalaman personal masing-masing kontributor. Pengalaman personal tidak dapat serta merta dijadikan acuan dalam melakukan tindakan yang berkaitan dengan kesehatan. Setiap tindakan yang berkaitan dengan kesehatan hendaknya dikonsultasikan dengan dokter ataupun ahli kesehatan yang memiliki kompetensi dibidangnya masing-masing.

Kisah Sukses Tinnitus Wery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *